How I Edit My Photos

Cukup banyak yang bertanya bagaimana saya mengedit foto. Pertanyaan-pertanyaan inilah yang paling sering saya terima:

“Lo kalo ngedit foto pake apaan sih?”
“Itu lo ngeditnya gimana sih?”
“Foto lo ngeditnya pake filter apaan sih?”

Lama kelamaan saya pikir lumayan juga kalo saya bisa berbagi mengenai bagaimana biasanya saya mengedit foto. Jadi postingan kali ini saya tujukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. So, here we go:

1. Know Your Objectives

First thing first, dalam photo editing yang biasa saya tentukan pertama bukanlah aplikasi apa yang saya gunakan, melainkan “apa tujuan saya mengedit foto?”

Mungkin kelihatannya ilmiah sekali, tapi serius, itulah yang pertama saya tentukan. Tujuan saya mengedit foto yang pertama adalah agar apa yang ditangkap oleh kamera saya terlihat seperti apa yang dilihat langsung oleh mata saya. Kedua, agar perasaan saya (caelah) ketika melihat pemandangan tersebut secara langsung, dapat juga dirasakan oleh orang-orang yang melihat foto saya.

Contoh, ketika saya mengambil foto sunset, saya akan mengedit foto tersebut sedemikian rupa supaya orang yang melihat foto saya juga merasakan perasaan “hangat” dan “damai” yang saya rasakan ketika melihat sunset secara langsung.

2. Choose Your Apps

Setelah tau tujuan kamu mengedit foto, kamu bisa pilih aplikasi apapun yang bisa mengakomodir tujuanmu untuk mengedit foto. Cari yang paling mudah kamu gunakan dan tentu terjangkau. Ngga perlu beli aplikasi berbayar yang mahal-mahal sebenarnya, belum tentu kamu butuh.

Buat saya, ngedit foto itu nggak boleh ribet. Saya pernah coba beberapa aplikasi dari yang gratis sampai yang berbayar. Misalnya snapseed, vsco, afterlight, photoshop, lightroom dan lain-lain. Tapi saya menambatkan hati saya pada VSCO. Karena… Nggak ribet hahaha.

3. Start Editing

Kalo udah punya aplikasinya, yaudah tinggal edit aja hehehe (ngga ngebantu banget ye). Nah disini saya mau tunjukin cara edit beberapa foto yang berbeda beserta objektif atau message yang ingin saya sampaikan dalam foto ini.

 

Message: cuaca panas, matahari terik, langit cerah tanpa awan.

Apps: VSCO | Filter: C8 (+12.0)

 

Message: berjalan di lorong yang padat, cuaca panas, ‘street’ feeling.

Apps: VSCO | Filter: C8 (+12.0) | Exposure: -1.0 | Contrast: +2.1 | Sharpen: +0.9 | Clarity: +1.0 | Saturation: +0.6 | Temperature: +1.4 | Tint: -0.7 | Vignette: +4.5

 

Message: hangatnya matahari terbenam menerpa wajah, sayup-sayup angin malam mulai terasa, suasananya bikin pengen kontemplasi mikirin makna hidup (caelah).

Apps: VSCO | Filter: C8 (+12.0) | Exposure: -1.0 | Contrast: +2.1 | Sharpen: +0.9 | Clarity: +1.0 | Saturation: +0.6 | Temperature: +1.4 | Tint: -0.7 | Vignette: +4.5

 

Message: cahaya matahari pagi menelusup diantara celah dedaunan yang masih basah dengan embun, seger-seger anget gitu.

Apps: VSCO | Filter: E5 (+10.7) | Contrast: +2.6 | Sharpen: +2.2 | Clarity: +2.0 | Saturation: +2.9 | Highlights: +6.5 | Temperature: +0.9

 

Message: clean morning, neat, dan agak-agak dingin gitu cuacanya (makanya minum kopi panas yegak).

Apps: VSCO | Filter: C7 (+11.0) | Exposure: +1.0 | Contrast: +3.8 | Sharpen: +1.0 | Saturation: +2.1 | Temperature: -0.5

 

Message: senja dan warna langit yang mulai berubah, hangat mentari hanya tinggal sisa, di tepi pantai yang tenang dan sendu.

Apps: VSCO | Filter: C6 (+12.0) | Exposure: -2.4 | Contrast: +1.6 | Sharpen: +0.9 | Clarity: +1.0 | Saturation: +1.5 | Temperature: +0.2

 

Message: suasana makan cantik yang nggak bikin kenyang di pagi hari yang cerah tapi adem.

Taken with Samsung Galaxy S7 Egde | Apps: VSCO | Filter: A6 (+12.0) | Exposure: +0.9 | Contrast: +0.5 | Sharpen: +2.8 | Saturation: +0.2 | Temperature: +0.8

 

Message: pagi hari yang cerah, matahari mulai naik, I wanna show a clean scene, tapi nggak mau menghilangkan shadow cantik di tembok itu tuh.

Apps: VSCO | Filter: E3 (+12.0) | Exposure: +0.7 | Contrast: +1.6 | Sharpen: +1.0 | Clarity: +1.1 | Temperature: -1.0

 

Nah kira-kira begitulah tips & trick edit foto ala saya. Di setiap foto selalu ada makna yang ingin disampaikan, seperti yang saya tulis di bagian atas foto. Kalau ternyata maknanya belum sampai ke kamu, berarti saya masih harus banyak belajar cara menyampaikan makna yang baik melalui gambar.

Semua foto yang saya post disini diambil menggunakan aplikasi bawaan iPhone 6, kecuali saya tulis keterangan lain mengenai device yang saya gunakan. Kalau ditanya “kenapa ga pake kamera DSLR atau mirrorless aja?” hehehe jawabannya adalah karena saya ngga punya. I want to maximize what I have in my hand, seperti kata para fotografer bijak diluar sana “the best camera is the one you have”.

Sekali lagi buat saya pribadi, tujuan mengedit foto saya adalah supaya output fotonya sesuai seperti apa yang saya lihat di dunia nyata dengan mata kepala saya, atau yang saya rasakan ketika melihat langsung pemandangan tersebut. Tujuan tiap orang bisa jadi berbeda, dan semuanya ngga ada yang salah ataupun benar, yang penting kita enjoy dalam menjalaninya dan puas dengan hasilnya.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca postingan ini, semoga bermanfaat dan selamat mencoba! 🙂

2 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

Adynurareply
September 01, 2017 at 01:09 PM

wah, emang ya hasil dari iphone itu asik-asik. saya juga ga suka ribet edit foto makanya sebisa mungkin foto udah bagus sejak jepretan aslinya, baik dari komposisi ataupun angle pengambilan, but lights is everything, i love the sunrise / sunset lights.
btw, i’ll keep an eye with your blog development…. semoga jd blog fotografi yang kereeennnn!

Eksplorasi Matareply
September 01, 2017 at 02:09 PM
– In reply to: Adynura

This! Setuju banget soal ngambil foto harus bagus dari awal. Karena sebenernya editing itu hanya untuk menyempurnakan (or should I say menyesuaikan). The soul of the photo itself should have been there when captured. Yep, I especially love sunset karena selain lebih mudah didapat (dari segi waktu dan tempat), saya suka sekali warna lembayungnya 🙂
Awww makasih! Kalau ada kritik/saran silakan disampaikan yaa, I’m open for it 🙂

Leave a reply